Manado – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota dr Richard Sualang di atas 90 persen.
Hal ini membuktikan masyarakat Kota Manado puas dengan kebijakan dan program pro rakyat yang dilakukan pemimpin Manado yang dikenal dengan sebutan AARS.
Data tingkat kepercayaan masyarakat itu berdasarkan survei yang dilakukan Indonesian Observer yang berlangsung dari 30 April sampai 3 Mei 2025 pada 10 kecamatan di Kota Manado.
“Angka ini mengalami kenaikan dari dua tahun terakhir yang angkanya berada pada 75-80 persen,”jelas Direktur Teknis Indonesian Observer, Edgar Wijaya.
Menurutnya, ada beberapa aspek yang menunjang dalam peningkatan angka ini.
Pertama, Layanan Call Center 112 yang mendapat angka di atas 90 persen. Perlu diketahui, Layanan Call Center 112 ini beroperasi sejak tahun 2017 oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Manado dan telah mendapatkan penghargaan tingkat nasional hingga internasional.
Layanan ini awalnya dirancang untuk menangani kejadian-kejadian darurat saja namun sekarang digunakan juga untuk hal lainnya termasuk layanan administrasi kependudukan.
Dalam pengoprasiannya, Pemkot Manado berkoordinasi dengan pihak-pihak internal dan eksternal.
Di internal, biasanya Call Center 112 menangani laporan untuk Dinas Kesehatan, Dinas Kebakaran, dan perangkat daerah lainnya.
Sementara untuk eksternal, Call Center 112 paling banyak menangani laporan keamanan untuk Polresta Manado dan laporan permasalahan listrik bagi PLN.
Di lapangan, pihak-pihak internal Pemkot Manado maupun pihak eksternal seperti Polresta Manado saling berkoordinasi untuk penanganannya. Misalnya, ketika ada permasalahan keamanan pihak Polresta Manado turun ke tempat kejadian didampingi oleh lurah atau kepala lingkungan (pala) setempat.
Aspek kedua, pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado.
Menurut hasil survei dari Indonesian Observer (2025), pelayanan dari Disdukcapil meraih angka di atas 90 persen dalam pelayanan publiknya.
Terakhir, aspek ketiga yaitu layanan kebersihan/sampah di mana Indonesian Observer (2025), merilis angka di atas 90 persen untuk kepuasan masyarakat Kota Manado terhadap layanan kebersihan/sampah.
“Secara keseluruhan, Pemerintah Kota Manado mendapatkan angka 80% untuk tingkat kepuasan masyarakat atas semua layanan yang diberikan. Angka ini tentunya akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Manado dalam meningkatkan pelayanan publik ke depan, melalui inovasi-inovasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam implementasinya,”pungkas Wijaya.(*)











