Manado – Untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Manado melaksanakan Sosialisasi Digitalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Kecamatan Sario, Selasa (2/12).
Kegiatan yang dibuka Camat Sario Jermia Sampul dengan para peserta sosialisasi terdiri dari Lurah dan Ketua lingkungan bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Sario.
Ketua Tim Sosialisasi Florentino Manalaysay menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah amanat dari Walikota Andrei Angouw.
“Kota Manado tidak boleh ketinggalan dalam dunia digitalisasi, karena bisa berimbas dalam bidang pelayanan kepada masyarakat. Dengan sosialisasi ini, kita akan menjadi terbiasa untuk menggunakan teknologi yang telah diprogramkan, dan ini harus diketahui masyarakat,”ujarnya.
Lanjut Manalaysay, Bapenda sendiri sudah banyak menggunakan kanal-kanal digital, baik itu perbankan, e-comerce, e-walet dan lain lain.
“Kanal digital tersebut harus diterapkan ke aparat paling bawah yakni ketua lingkungan,”tukasnya.
Bapenda sendiri, ungkapnya, membantu kecamatan dalam rangka peningkatan pendapatan restribusi kebersihan rumah tinggal.
“Yang dulunya pakai karcis, sekarang harus digital sesuai amanat Pemerintah Pusat dan amanat Pemerintah Kota Manado pada High Level Meeting TP2D,”kata Manalaysay.
Lewat digitalisasi, uangnya jelas masuk kas, dan pemerintah bisa mengetahui mana wajib pajak yang sudah membayar dan mana yang belum membayar. Dengan demikian optimalisasi pendapatan daerah terus meningkat
“Kami juga mengingatkan dan menginformasikan bagaimana pengelolaan pajak bumi dan bangunan (PBB) secara digital. Karena kota Manadp saat ini SPPT nya tidak lagi dicetak,”pungkas Manalaysay.(*)











