Manado – Pelatihan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Aparatur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado dibuka secara resmi Walikota Andrei Angouw, di ruang Tarsius Hotel Gran Puri Manado, Senin (10/11).
Kepala Satpol PP Manado Drs Novly Siwi MSi menjelaskan pelatihan ini diikuti 240 peserta terdiri dari Anggota Satpol PP dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) dilingkup Satpol PP Manado.
“Kegiatan ini dibagi dua kelas masing-masing terdiri dari 120 orang, dimana tujuannya untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta integritas aparatur Satpol PP dalam menjalankan tugas penegakan Peraturan Daerah serta menjaga ketentraman dan ketertiban umum di Kota Manado,”jelas Siwi.
Selain itu, ujarnya, pelatihan ini juga bertujuan membentuk aparatur yang disiplin, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika pelayanan masyarakat perkotaan.Seyiqp Anggo
Sementara, Walikota Andrei Angouw dalam sambutannya momentum Hari Pahlawan 10 November ini mengapresiasi semangat pelatihan dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP Manado.
“Kita diingatkan pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan melalui kerja keras dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat. Menghayati Hari Pahlawan adalah bagaimana kita menghargai pengorbanan mereka dengan bekerja sungguh-sungguh membangun bangsa ini. Saya apresiasi kegiatan pelatihan ini karena dapat meningkatkan kapasitas SDM Satpol PP,”tandas Walikota.
Angouw juga menegaskan setiap anggota Satpol PP harus memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing agar pelaksanaan tugas berjalan efektif dan seragam.
“Kalau 100 orang punya 100 pemahaman yang berbeda, pasti kacau. Jadi semua harus tahu tupoksinya, harus tegas dan juga humanis. Ini tidak gampang, perlu takaran yang pas, jangan terlalu keras, tapi juga jangan terlalu lembek,”tukasnya.
Orang nomor satu di Manado itu menyinggung pentingnya evaluasi kasus-kasus di lapangan sebagai bahan pembelajaran agar penanganan ke depan semakin baik dan profesional.
“Kalau ada kejadian seperti sebelumnya di lapangan, itu harus dibahas, bagaimana penanganannya saat itu dan sesudahnya. Dari situ kita belajar supaya lebih siap menghadapi situasi serupa,”tegasnya.
Pelatihan ini berlangsung selama dua hari, 10–11 November 2025, dengan materi antara lain kebijakan daerah dalam penguatan peran Satpol PP, strategi pengembangan kompetensi aparatur, sinergi Polri dan Satpol PP dalam menjaga ketertiban masyarakat, serta aspek yuridis dalam penegakan peraturan daerah, dengan narasumber Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Manado, Asisten I Julises Oehlers, Asisten III Donald Supit serta Kabag Hukum Pemkot Manado.(*)











